Showing posts with label jokowi. Show all posts
Showing posts with label jokowi. Show all posts

Monday, August 22, 2016

Inilah Foto tanpa Make Up, Ayu Ting Ting, Penasaran nggk?



Menampilkan wajah ‘asli’ tanpa polesan make up nampaknya menjadi tantangan tersendiri bagi para selebriti.

Pasalnya, mereka sudah mendapat jaminan cantik dengan wajah full make up, kini harus tampil polos tanpa make up. Beragam tanggapan pun akan didapat dari netizen.


Penyanyi dangdut Ayu Ting Ting nampaknya tertarik untuk melakukan hal tersebut. Dirinya pun mengunggah foto tanpa make up di akun Instagram.

Usai mengunggah foto tersebut beragam tanggapan didapatnya. Ada yang menyebutnya cantik, ada juga sebaliknya. Namun banyak juga yang menilai Ayu Ting Ting gagal pasang wajah tanpa make up karena masih terlihat menggunakan pensil alis juga lipstik.

“Pensil alis hapus dulu kalo no makeup !,” ucap akun chocovanillaa. “No make up kok msih pke alis sama lipstik tipis mbak ayu??,” papar akun lianafauziyah.

Thursday, August 4, 2016

Heboh!!, Pengakuan Freddy Budiman Ternyata Benar, Ini Buktinya...



Pengakuan Freddy Budiman yang menyatakan adanya aparat yang melancarkan bisnis narkobanya bukanlah bualan semata. Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Respublica Political Institute (RPI) , Benny Sabdo.

“Tahun 2012 ada dua anggota Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, yaitu Aipda Sugito dan Bripka Bahri Afrianto menjual barang bukti sabu-sabu kepada Freddy. Mereka berdua sudah divonis dan dipecat,” tegas alumnus Program Pascasarjana Fakultas Hukum UI ini dalam rilisnya.


Karenanya, Benny mendesak agar presiden segera membentuk tim independen dan Haris Azhar ditunjuk sebagai ketua tim tersebut.

“Saya kenal Bung Haris Azhar sangat gigih dalam melawan pidana mati,” ungkapnya.

Menurut Benny, pengakuan Freddy kepada Haris terkait adanya aliran uang hingga Rp 450 milliar kepada BNN dan Rp 90 milliar kepada pejabat tertentu di Polri serta Bea dan Cukai jelas mengindikasikan ada permasalahan serius dalam penegakan hukum di republik ini.

Ia menandaskan testimoni Freddy ini menguak fakta bahwa pemberantasan narkoba selama ini masih karut marut.

“Perang terhadap narkoba tampaknya masih sebatas slogan,” sesal Benny.

Benny juga berpendapat bahwa eksekusi mati tidak akan memberi efek jera bagi pelaku. “Pidana mati memiliki ekses negatif. Contohnya pada kasus Freddy, negara sulit untuk mendapatkan kesaksian penting dari terpidana karena terpidana itu sudah dieksekusi mati. Jika memang ekses negatif pidana mati lebih banyak daripada kemampuannya memberikan efek jera, lebih baik negara Indonesia segera menghapuskan pidana mati dalam sistem hukum Indonesia,” demikian Benny.

Sunday, July 24, 2016

Butuh kerjaan? Nih Baca Ada Lowongan Kerja Bagi Para Pemburu Pokemon

Berburu Bulbasaur, Charmander dan Pikachu, belakangan jadi fenomena yang merambah ke berbagai belahan dunia. Beberapa orang bahkan mulai berpikir untuk menjadikannya sebagai profesi sungguhan.


Niatan ini setidaknya terlihat di India. Sebuah situs lowongan pekerjaan Babajob yang berkantor di Bengaluru, mengiklankan kategori pekerjaan baru, yakni 'The Pokemon Catcher' atau penangkap Pokemon.

Dikutip detikINET dari Times of India, Senin (25/7/2016), salah satu persyaratannya antara lain, pelamar harus punya pengetahuan yang luas mengenai segala hal tentang Pokemon. Iklan ini pada intinya bertujuan membangun tim penangkap Pokemon yang andal.

"Kebugaran fisik diperlukan, mengingat pekerjaan ini harus berlari dan berjalan untuk menangkap karakter Pokemon. Para kandidat harus mahir melatih Pokemon dan pernah melakukan pertarungan di gym Pokemon," demikian bunyi iklan tersebut.

Alhasil, selain berisi kategori pekerjaan poper seperti pengemudi, pembersih, dan pengantar makanan, situs dengan 7 juta pengguna ini tampak unik dengan memajang tawaran untuk menjadi penangkap Pokemon resmi.

Pokemon Go adalah game berbasis teknologi bernama augmented reality yang tersedia gratis di perangkat iOS dan Android. Pemainnya bisa menciptakan avatar untuk menangkap, melatih, sampai mempertandingkan karakter Pokemon yang bertebaran di dalam game.

Game ini unik karena memanfaatkan layanan lokasi dan kamera ponsel sehingga gamer seolah bisa menangkap Pokemon yang muncul di dunia nyata.

Monday, July 11, 2016

Kaget!!, Jokowi KW Bikin Heboh Warga Bandung

Kawasan trotoar jalan Asia Afrika Kota Bandung Jawa Barat dipadati pejalan kaki pada liburan hari kedua lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah, Kamis 7 Juli 2016. Terpantau, warga mengerumuni satu titik, tepatnya di depan pintu masuk Gedung Merdeka.

Dari pantauan VIVA.co,id, banyak warga Bandung, mulai dari anak kecil, dewasa hingga orangtua, mengantre untuk berfoto bersama sosok tersebut. Bahkan tak jarang, warga yang berjalan kaki dan menggunakan kendaraan heran dengan kerumunan itu, dan saat menengok, mereka pun langsung tertawa terbahak-bahak.

Ternyata, saat disambangi VIVA.co.id, kerumunan itu tengah mengantre untuk berfoto dengan Jokowi KW 1. Dengan senyum santai khas, Khalid (48), yang memiliki wajah mirip Presiden Joko Widodo, asyik menirukan bahasa tubuh sang Presiden.

Dengan mengenakan kemeja putih dan celana serta sepatu warna hitam, sebagai khas seragam kabinet kerja, Jokowi KW dengan senyum sipitnya melambaikan tangan ke warga. Mereka pun yang melihatnya tak kuat menahan tawa.

“Aya naon sih'? (Ada apa sih?), eh ada Jokowi,” ujar salah satu pengunjung yang langsung terbahak-bahak di depan gedung Merdeka jalan Asia Afrika Kota Bandung, Kamis 7 Juli 2016.

Tak sedikit banyak yang ingin mengabadikan foto bersama Jokowi KW. Salah satu pengunjung yang tengah berfoto, Mohamad Hasan Irfan (35), mengaku kaget dengan sosok KW itu.

"Kaget sih kaget, tapi enggak bisa menahan tawa. Apalagi kalau sudah senyum itu loh, bikin ngakak," kata Hasan kepada VIVA.co.id.

Meski ruas jalan macet, baik pejalan kaki dan pengguna kendaraan tidak mengkhawatirkan hal tersebut. Mereka berhenti sejenak untuk berteriak, “Pak Jokowi, pak Jokowi selamat Lebaran”.

Saturday, July 9, 2016

Hahaha....!, Kelewatan, Ini Sindiran Kocak Denny Siregar Yang Bikin Jonru Kepanasan Kayak Cacing Pita

Pengamat Medsos Denny Siregar rupanya ikut geram oleh postingan jonru yang sudah kelewatan memfitnah presiden Jokowi dan Ibundanya

Bagi jonru memfitnah itu tidak mengenal waktu walau bertepatan dengan momen lebaran, " The Time Is Fitnah" inilah kira kira motto hidup jonru

Denny Siregar punya cara yang sangat cerdas untuk membungkam Si Tukang Jonru Fitnah dengan cara menyindirnya secara halus lewat media sosial facebook

Tulisan Denny Siregar kali benar benar menghujam langsung ke ulu hati jonru dan membuatnya kepanasan kayak cacing tanah

Lewat Sindiran Mautnya, denny siregar membuat sebuah tulisan kocak berjudul " SURAT BUNDA UNTUK NAK JONRU"

Berikut ini kutipan lengkapnya:

Nak Jonru yang tercinta, apa kabarmu nak...

Tentu baik2 saja. Sudah lama bunda tidak berkirim surat padamu, kangen bunda padamu, nak..

Bunda dengar kamu makin sukses sekarang ya ? Baguslah.. kamu anak bunda yg paling baik dan paling pintar.

Dibandingkan saudara2mu yang lain, hanya engkau yang paling bunda andalkan untuk menyesatkan banyak manusia.

Tingkatkan terus kemampuan yg sudah kamu pelajari selama ini, nak..

Sudah saatnya kamu menjadi sesuatu yg di banggakan keluarga kita, nak..

Bapakmu Drakula, sudah pensiun. Sudah ga sanggup lagi mengisap darah manusia. Taringnya sudah tanggal semua, dimakan usia.

Jangankan gigit leher, makan cheese cake aja sekarang harus pake sedotan. Kasian, nak, cobalah kau tengok2 bapak kau itu.. Mati segan, beol pun tak mau..

Abangmu si Freddy Krueger, sudah capek maen pilem. Dia bosan maen pilem nightmare on elm street terus, maen sampe seri 7. Ini pilem horor apa telenovela ?


Abangmu sekarang giat di pilem bok*p, senang dia. Kemaren dia cerita pasangan ma sunny leone.. cuman karena udah ga kuat usianya udah di atas 60, ya gayanya hanya bisa doggy style, cuman ngendus2 doang...

Adekmu si Werewolf sekarang jadi sekuriti. Kerjanya malam ajah. Cuman kalo pas gada bulan purnama, dia kan ga bisa berubah tuh.. gajinya di potong. Makanya pas ada purnama dia selalu lembur..

Si Chucky juga dah besar sekarang. Makin sering nakut2in orang. Dia pengen kayak kamu kalo dah besar katanya.. kamu idolanya.

Kamu sudah menakutkan bahkan ketika masih dalam kandungan. Malahan waktu kamu masih di perut, cacing2 pita di perut bunda pada berlarian keluar. Bunda bangga padamu, nak.. menakutkan adalah bakatmu yg terpendam..

Hajar terus Jokowi, nak... Kalau ga bisa hajar orangnya, hajar bundanya. Orang baik itu musuh kita, karena kita adalah keluarga kegelapan. Melihat kebaikan itu menyeramkan, seperti melihat matahari. Silau...

Gimana sprei nya ? Tahun kemaren kurang laku ya ? Terus kumpulkan follower2mu dr hasil fitnahan, sapa tau dr mereka ada yang mau beli sprei. Yang nge like kamu kan jutaan, masak yang beli cuman 12 orang ?

Oh iya, bunda tersinggung sekali.. masa ada yang bilang kamu di OLX di jual di kategori anjing.. duhhh bunda tersinggung sekali, keterlaluan sekali orang yg fitnah itu.. mereka ga tau kalo kamu itu kan sejenis kadal.. harusnya ditempatkan di kategori binatang berbisa.

Udah dulu, ya nak.. Bunda lagi bikin rawon setan.. transfer2 dong kalo ada uang. Masak bunda minta pulsa mulu ma orang2 ? Gengsi atuh.. secara bunda itu sosialita gitu loh..
Ohya, belum tau kan penampilan bunda sekarang ? Bunda dah syari lhooo.. dah pake hijab sekarang....

Peluk cium dari kami di negeri seberang..

Valak binti Marpu'ah

Bunda

NB : Kabar terbaru, ikan piranha kesayanganmu sekarang sudah vegetarian lho.. makannya cuma kangkung dan bayam. Jangan lupa seruput kopinya ya nak... muaahhh muahhh..

Hingga Berita ini diturunkan oleh islamnkri.com, tulisan kocak denny siregar berjudul " SURAT BUNDA UNTUK NAK JONRU" ini telah dibagikan oleh 1.250 kali pengguna facebook dan disukai oleh 7 ribu facebooker dan jumlahnya terus bertambah

Harus Share, Biar Anaknya Jera, Kisah Memilukan, Seorang Ayah yang Dibuang Anaknya pada Malam Takbiran



Hari Raya Idul Fitri menjadi momen bagi keluarga untuk berkumpul dan melepas kerinduan. Namun tidak bagi Samanto asal Brebeg, Nganjuk.

Pada Hari Kemenangan ini, dia justru dibuang oleh anak kandungnya sendiri di jalan. Hal itu dilakukan pada malam takbiran.

"Takbiran wingi, anakku sing mbarep ngejak metu numpak mobil, aku takok ape dijak nang ndi aku, aku dikongkon meneng ae, ternyata aku didukno nang embong." (Takbiran kemarin anak sulungku mengajak keluar aku lalu diturunkan di jalan)

Samanto sendiri lupa berapa usianya saat ini. Yang dia tahu saat ini berada di Surabaya, tepatnya di Griya Werda, kelolaan Dinas Sosial Kota Surabaya, dan itu bukan karena keinginannya.

Satu yang tak bisa lepas dari ingatannya. Saat semua orang menantikan malam kemenangan melalui gema takbir, saat itu pula ia ditelantarkan oleh anak kandungnya di jalan raya salah satu ruas sudut kota Surabaya.

"Sik iling aku waktu iku, disuruh lungguh nang dalan, terus montore lungo ninggal aku dewean. Onok wong nggawe seragam (Satpol PP), aku diangkut, dideleh kene, anakku mbuak aku (seingatku waktu itu aku disuruh duduk di jalan lalu mobilnya pergi. Kemudian ada orang memakai seragam (Satpol PP)," ucapnya sambil tak terasa air mata mengalir di pipinya, Jumat (8/7/2016).

Samanto mengakui anaknya memang terbilang kejam. Selain membuang dirinya, anaknya juga sempat menyiksa ibu kandung sendiri.

"Aku stroke, anakku kejem. Nang omah mak'e yo di-idek-idek, aku wis ngomong, Nduk iki wong tuwomu, ojok tego ngono (Aku stroke, anakku kejam. Di rumah ibunya juga diinjak-injak, aku sudah bilang, Nduk ini orangtuamu, jangan setega itu)," ucapnya sambil menerawang mengingat kondisi rumahnya di Brebeg, Nganjuk.

Saat ini, karena perlakuan anak sulungnya itu, Samanto tidak tahu kemana istrinya pergi. Keduanya sengaja dipisahkan.

"Nang omah aku gak oleh metu, aku dikongkon nang kamar terus, de'e isin aku loro ngene. Isin karo tonggo, isin karo kancane (Di rumah aku gak boleh kelaur, aku disuruh di dalam kamar terus, dia malu aku sakit seperti ini. Malu dengan temannya)," ujarnya.

Saat tubuhnya masih segar dan kuar, Samanto bekerja sebagai salah satu penjaga keamanan di pabrik makanan ternak.

Sang anak adalah penyemangat dirinya banting tulang mencari rezeki. Ia ingat, saat anaknya masih kecil, Samanto menyisihkan uang untuk membelikan sepeda, meskipun sebenarnya kondisi keuangannya pas-pasan.

Saat anaknya rewel, dia dengan sabar menggendongnya dengan jarik (selendang) agar ia kembali tenang. Saat anaknya sakit, ia ingat betapa ia dan istrinya repot membawanya ke rumah sakit.

"Soale aku wong ra nduwe dadi de'e jahat, aku gak isok ngekei mangan akhire ngomel-ngomel. Bapak njaluk sepuro Nak. Aku wis tau ngomong bolak-balik. Nak, nek bapak karo ibumu nduwe salah njaluk sepuro, omongono bojomu pisan (Soalnya aku orang tak punya jadinya dia jahat, aku tidak bisa memberi makan akhirya ngomel-ngomel. Bapak minta maaf Nak. Aku sudah berkali-kali ngomong Nak bila Bapak dan Ibumu punya salah minta maaf, istrimu kasih tahu sekalian)," kisahnya dengan kembali berdera air mata

Tadinya, Samanto ingin berlebaran bersama keluarga dan ingin bertemu dengan cucu-cucunya yang kini sedang bertumbuh dewasa. Dia rindu momen sungkem bersama sambil menikmati makanan khas Lebaran. Namun harapan itu sirna.

"Maksudku aku wingi nang omah, iso riyoyoan karo anak putu, lah kok aku dibuak. Tau tak alusno arek iku, tapi ya tetep kasar. Aku pingin pulang (Aku kemarin bermaksud di rumah bisa berlebaran bersama anak cucu, lah kok dibuang. Aku telah berusah anakku itu untuk berprilaku halus, namun tetap saja kasar)," keluhnya sambil memegang kepala.

Kendati dibuang anaknya, namun Samanto tetap memaafkannya dan berdoa agar anaknya berubah.

"Aku wis ngampuni anakku, tetep ndungo ben anakku berubah (Aku sudah mengampuni anakku, tetapi aku tetap berdoa agar dia berubah), Ya Allah, ampuni. Aku kepingin pulang," kataku lemas.

Ini adalah hari keempat Samanto bersama teman-teman sebayanya tinggal di tempat penampungan milik pemerintah. Dia berharap waktu akan cepat berlalu, hingga suatu hari keluarganya menjemputnya, dan kembali memerlukan kehadiran Samanto, semoga! (*)

Thursday, July 7, 2016

Miris ! Nenek Terpaksa Tinggal di Tempat Sampah Setelah Dibuang Anak Cucunya

Kejam, sungguh kejam jika kisah ini benar-benar terjadi. Seorang nenek renta terpaksa tinggal di bawah pohon tanpa alas dan dekat dengan tempat pembuangan sampah. Alasannya sungguh tak manusiawi, ia dikabarkan dibuang oleh anak dan cucunya !

Setidaknya itulah informasi yang diperoleh dari akun Andi Himawatycaya yang mengunggahnya di akun facebook miliknya pada Minggu (3/7/2016) kemarin.



Ia mengunggah dua foto memperlihatkan seorang nenek dengan kondisi memperihatinkan. Ia menemukan nenek tersebut di pinggiran hutan jati, di Desa Pengarasan, Kecamatan Bantarkawung, Brebes. Menurut dia, nenek tersebut tinggal sendiri di bawah pohon tanpa alas, dan dekat dengan tumpukan sampah. Sementara dari hasil percakapan, Andi menyimpulkan bahwa nenek yang diduga berasal dari Tasikmalaya ini dalam keadaan sehat atau tidak ada kelainan jiwa.

" sy smpat ngobrol dgn nenek trsebut dn mngatakan dia dibuang oleh anakx dan sdh lama tinggal dibawah pohon trsebut.... " demikian potongan keterangan yang dilampirkan dalam status tersebut.

Pengunggah juga menjelaskan bahwa warga sekitar sudah sering memberikan bantuan berupa makanan dan minuman, pemerintahan daerah setempat juga sempat membawanya ke panti jompo serta pernah dibuatkan pondok atau saung akan tetapi nenek ini kembali memilih tinggal di bawah pohon.

"Nenek ini juga bukan peminta-minta," tambahnya.


Sontak saja, informasi ini langsung menyebar secara viral dan memancing simpati netizen.

Sejak kali pertama diunggah, informasi ini sudah dibagikan ulang lebih dari 4500 kali dan memancing lebih dari 100 komentar.

Sebagian besar mereka penasaran untuk bertanya lebih jelas mengenai keberadaan nenek tersebut dan mereka berniat untuk mengulurkan bantuan supaya nenek ini mendapatkan perawatan secara manusiawi. Sementara lainnya, mengutuk apa yang dilakukan oleh anggota keluarga nenek ini yang diduga sengaja menelantarkannya.

"Astagfirullah...semoga kita tdk termasuk golongan orang2 yang menyia-nyiakan orng tua kita...amin," tulis akun Auranya Aden.

"Ya Allah, pengen nangis lihat si nenek...semoga Allah swt segera memberi hidayah anak dan keluarganya.. Dan nenek senntiasa sehat selalu..aminn," demikian komentar lainnya yang ditulis oleh Izkandar Zulqarnain Saleh.

Adapun mengingat informasi yang sangat terbatas, informasi ini pun belum terverifikasi secara lengkap. (*)