Showing posts with label harga rokok. Show all posts
Showing posts with label harga rokok. Show all posts

Monday, August 22, 2016

Video Siswi Cantik Ini Mendadak Jadi Perbincangan di Instagram, Netizen : Nggak Kuat Lihatnya



Seorang gadis remaja berparas cantik, baru-baru ini jadi perbincangan netizen.

Netizen membicarakannya karena kecantikan wajahnya yang terlihat natural tanpa riasan makeup.

Video gadis cantik asal Bandung itu pertama kali diposting oleh akun Raja_ngakak, Kamis (18/8/2016).

Tampak dalam video itu, seorang gadis remaja mengenakan seragam putih biru sedang duduk di sebuah sofa cokelat bergaris.

Di dada didi kirinya terdapat lambang osis tepat di kantung kemejanya.

Sementara di dada kirinya terdapat nametag bertuliskan 'Rili'.

Gadis itu terlihat sedang merapikan rambutnya yang hitam sebahu.

Sambil merapikan rambutnya yang ikal itu, ia berpose dan melihat ke arah kamera.

"Iya cantik natural tau," kata temannya yang merekam video tersebut.

Ia terus berpose sambil melihat ke arah kanan dan kiri, kemudian tersenyum.

"Ih kayak hantu," ujar temannya yang kemudian disambut tawa olehnya.

Sementara temannya yang lain mengatakan, "Rili mah cantiknya nggak natural," katanya.

"Masa?," kata gadis itu sambil terus merapikan rambutnya.Ia kemudian melihat ke arah kiri, dan meletakkan tangannya di mulut.



"Aduhh manisnya pasti pada nyari akun ig nya apa," tulisnya di keterangan video.

Hingga berita ini dibuat, video itu sudah ditonton sebanyak 132 ribu kali, dan mendapat ratusan komentar dari netizen.

Seperti yang disampaikan pemilik akun @bagus13122002, "Wow cantik sekali wow!!!!!," ujarnya.

"Gua dibetes... #kemanisan vrooh," kata akun @adam_snz23.

"Beruntung banget yang bisa dapettin cewek kaya gini sementara gua masih jones hahahaha...," ujar @danielkandou.

"Ini baru bidadari sungguhan," kata @shohib_sadega

"Dedek gemes bang," komen akun @nafik90.

"uuh dede gemess," kata @wedar51.

"Dari suara cwe nya logatnya sunda," kata @aguswaluyo_ coba menebak.

Berdasarkan penelusuran TribunnewsBogor.com, gadis cantik ituRili Herdalda.

Ia masih duduk di bangku SMA di salah satu sekolah di Bandung.

Ia juga kerap memposting beberapa kegiatannya.

Dari banyaknya foto yang ia posting, sepertinya ia kerap berpose untuk sesi pemotretan.

Aneh, 24 Jam Sebelum Berhubungan Seks, Pria Ini Harus Lapor Polisi

Seorang pria yang diperintahkan pengadilan melapor ke polisi minimal 24 jam sebelum berhubungan seks dengan pasangannya gagal dalam upaya hukum untuk mencabut pembatasan kegiatan pribadinya.

Kepolisian North Yorkshire, Inggris menyatakan, John O'Neil (45) masih merupakan bahaya bagi publik dan harus tetap menjadi bagian dari pengawasan bahaya serangan seksual (SRO) yang dikenakan kepadanya sejak 2015.

John O'Neil menjadi subyek SRO meski sebuah sidang ulang memastikan pria ini tidak terlibat dalam kasus perkosaan.

Meski dibebaskan dari dakwaan, hakim memutuskan, O'Neill adalah sosok individu "berbahaya" sehingga harus diawasi dengan ketat, itulah sebabnya SRO diberlakukan terhadap pria ini.

Namun, seorang hakim setempat Adrian Lower, Jumat (19/8/2016), mengatakan, klausul-klausul perintah pengawasan itu akan diamandemen dalam sebuah sidang dalam waktu dekat.

Baca juga : 

Parah, Di Hadiri Langsung Wabup, Acara HUT Jembrana Malah Hadirkan Tiga Penari Erotis Sampai Tersisa CD dan Bra !


Hakim Adrian menambahkan, syarat yang mengharuskan O'Neill melaporkan rencana hubungan seksual ke polisi sebenarnya merupakan sebuah kegiatan yang tak bisa "dipolisikan".

Pengadilan York mengatakan, O'Neill membuat serangkaian pengakuan kepada dokter dan perawat psikologi, termasuk keinginan mencekik seorang perempuan, memikirkan untuk membunuh dan membutuhkan perempuan untuk "ditakut-takuti".

Dr Miriam Hodgson mencatat, kehidupan seks O'Neill menjadi sangat kasar. Dia juga menceritakan rencana untuk memperkosa seorang perempuan dan meninggalkannya.

"Kemungkinan dia akan memperkosa seseorang sangat besar," demikian catatan dokter Miriam.

Dokter Miriam juga mencatat pasiennya itu juga mencoba bunuh diri dengan cara mogok makan, membuat dirinya dehidrasi, menyeberang jalan tanpa melihat-lihat dan berkelahi dengan sekelompok pria.

"Dia menganggap dirinya berbahaya dan harus dihentikan," lanjut catatan dokter.

Meski belum terbukti melakukan kejahatan, dakwaan perkosaan ini menurut O'Neill sudah menghancurkan hidupnya. Kini pria itu tinggal dalam sebuah tenda di dalam hutan.

Sunday, August 21, 2016

Benarkah Rokok Segera Dijual hingga Rp 50.000 Per Bungkus?



Kemarin hingga hari ini, Minggu (21/8/2016), pesan maupun foto-foto yang menunjukkan harga rokok naik beredar melalui WhatsApp maupun sejumlah media sosial.

Dalam pesan itu disebutkan sejumlah harga rokok naik signifikan dari harga jual saat ini, seperti harga rokok merek Dji Sam Soe dibanderol Rp 44.800 per bungkus.

Lainnya adalah harga Sampoerna Mild dihargai Rp 53.500, Djarum Super Rp 39.500, Gudang Garam Surya Rp 42.400, dan sebagainya.

Menanggapi kabar yang beredar tersebut, Head of Regulatory Affairs, International Trade and Communications PT HM Sampoerna Tbk Elvira Lianita mengatakan, informasi yang beredar tidak benar.

Hingga saat ini, belum ada kenaikan harga rokok seperti yang tercantum pada pesan yang beredar.

"Perlu kami sampaikan bahwa kenaikan harga drastis maupun kenaikan cukai secara eksesif bukan merupakan langkah bijaksana karena setiap kebijakan yang berkaitan dengan harga dan cukai rokok harus mempertimbangkan seluruh aspek secara komprehensif," ujarnya melalui keterangan tertulis kepadaKompas.com, Minggu (21/8/2016).

Sementara itu, General Manager Corporate Communication PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) Nur Rachman juga mengatakan, harga rokok yang dijual masih seperti waktu-waktu sebelumnya dan tidak ada kenaikan.

"Naiknya harga rokok itu tergantung dari kebijakan pemerintah terkait cukai. Kami sebagai toko ritel akan melakukan penyesuaian jika ada kebijakan pemerintah. Namun, sejauh ini belum ada," kata dia.

Mengagetkan! Beredar Foto Label Harga Rokok Rp 134 Ribu Per Bungkus

Beberapa foto harga rokok selangit jadi viral di Facebook, kontan foto tersebut bikin kaget. Benarkah harga rokok segitu?

Kabar rokok dengan harga Rp 50 ribu sebungkus jadi berita yang menggembirakan bagi warga antirokok namun sebaliknya jadi momok bagi para perokok.

Beberapa foto label harga yang biasanya terpampang di sebuah minimarket terkenal menunjukkan harga rokok yang mencengangkan.

Beberapa merek rokok sebelumnya memiliki harga antara Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu namun pada foto yang beredar menunjukkan kenaikan beberapa kali lipat.

Rokok merek Gudang Garam Filter misalnya pada label tersebut tercantum dengan harga Rp 59 ribu padahal harga di pasaran antara Rp 14.500 hingga Rp 16 ribu.

Sementara anehnya harga rokok merek Class Mild yang di pasaran harganya lebih murah dari Gudang Garam Filter yakni Rp 10 ribu pad alabel tersebut justru memiliki harga lebih tinggi yakni Rp 69.500.

Foto kedua rokok Marlboro isi 20 batang di pasaran saat ini memiliki harga Rp 19 ribu pada foto tersebut terpampang harganya Rp 122.500 dan kemasan warna putih dibanderol Rp 123.500.

Sementara harga rokok Sampoerna A Mild yang di pasaran saat ini per 16 batang harganya Rp 18 ribu pada label tertera harga fantastis untuk kemasan khusus yakni Rp 134.000 dan kemasan biasa Rp 113.750.

Tentu saja label ini mendadak jadi viral dan jadi bahan candaan antar pemilik akun media sosial.

Apakah ini benar? Bisa dipastikan itu hanya ulah iseng pegawai minimarket yang memasang label lalu memotretnya dan mengunggah di Facebook sehingga jadi viral.

Harga rokok di Indonesia paling murah

Murahnya harga rokok dinilai menjadi penyebab tingginya jumlah perokok di Indonesia.

Dengan harga rokok di bawah Rp 20.000, orang yang kurang mampu dan anak-anak usia sekolah tidak keberatan mengeluarkan uang untuk membeli rokok.

Untuk itu, menurut Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Hasbullah Thabrany, harga rokok seharusnya dinaikkan setidaknya menjadi dua kali lipat.

"Dengan menaikkan harga rokok, dapat menurunkan prevalensi perokok, terutama pada masyarakat yang tidak mampu," ujar Hasbullah dalam acara 3rd Indonesian Health Economics Association (InaHEA) Congress di Yogyakarta, Kamis (28/7/2016) malam seperti dikutip dari Kompas.com.

Berdasarkan hasil studi yang dilakukan Hasbullah dan rekannya, sejumlah perokok pun akan berhenti merokok jika harganya dinaikkan dua kali lipat. Survei dilakukan terhadap 1.000 orang melalui telepon dalam kurun waktu Desember 2015 sampai Januari 2016.

"Sebanyak 72 persen bilang akan berhenti merokok kalau harga rokok di atas Rp 50.000," ungkap Hasbullah.

Hasil studi juga menunjukkan, 76 persen perokok setuju jika harga rokok dan cukai dinaikkan. Hasbullah mengatakan, strategi menaikkan harga dan cukai rokok pun sudah terbukti efektif menurunkan jumlah perokok di beberapa negara.

Harga rokok di Indonesia memang paling murah dibanding negara lain.

Di Singapura, misalnya, harga sebungkus rokok bisa mencapai Rp 120.000. Di Indonesia, hanya Rp 12.000 sudah bisa mendapat satu bungkus rokok.

Tingginya jumlah perokok di Indonesia meningkatkan beban ekonomi karena banyak masyarakat yang sakit-sakitan.